Halo Teman-teman Semua nya, Kecelakaan kerja merupakan suatu kejadian yang tidak diinginkan oleh setiap orang tentu nya. Karena itu kita diminta lebih memaksimalkan dan mengoptimalkan keselamatan dan kesehatan kerja terlebih dahulu.
Dan kali ini aku akan berbagi pembelajaran mengenai hal investigasi kecelakaan kerja.
Jika teman-teman ingin memahami nya lebih lanjut, bisa dilihat gambar berikut ini.
Assalamualaikum sobat sehat semua! kali ini aku pengen berbagi sedikit pengetahuan yang pastinya tentang kesehatan yaitu tentang anjuran mengonsumsi buah. Pasti temen temen udah pada tau kan bahwa buah memiliki banyak manfaat dan kegunaan. Nah, sekarang aku mau berbagi sedikit mengenai kapan waktu yang tepat untuk mengonsumsi buah.
Pertama-tama kita harus mengetahui berbagai manfaat dari buah tersebut. Langsung aja yaa!
Berbagai Manfaat Konsumsi Buah
Mengonsumsi buah secara rutin, baik sebelum maupun sesudah makan,
akan memberikan beragam manfaat untuk kesehatan. Berikut ini adalah
beberapa di antaranya:
Buah kaya akan kandungan serat, sehingga konsumsi buah secara rutin dapat membantu mencegah sembelit dan masalah pencernaan lainnya.
Kosumsi buah secara rutin juga dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Hal ini karena ada berbagai macam nutrisi yang terkandung dalam buah.
Makan buah, khususnya buah beri, lemon, dan jeruk, baik untuk kesehatan kulit.
Kandungan serat yang terdapat dalam buah tidak hanya mampu mengatasi
sembelit, tetapi juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam
darah.
Buah-buahan, seperti strawberry, anggur, mangga, apel, semangka, jeruk, kiwi, dan alpukat, memiliki kandungan antioksidan yang mampu melindungi tubuh dari efek radikal bebas yang berbahaya bagi kesehatan.
Mitos seputar larangan makan buah setelah makan
Banyak yang percaya bahwa makan buah setelah makan membuat gizi
yang masuk ke dalam tubuh jadi mubazir. Selain itu, makan buah sesudah
makan bisa menimbulkan masalah pencernaan.
Maka, waktu terbaik untuk makan buah diyakini paling tepat saat perut
dalam keadaan kosong, atau sebelum Anda makan besar seperti makan siang
dan makan malam. Akan tetapi, Anda tak perlu khawatir karena ini hanya
sekadar mitos.
Teori yang beredar untuk mendukung mitos ini adalah buah akan
lebih cepat diserap dengan bantuan enzim khusus jika dimakan saat perut
kosong. Namun, kalau perut Anda sudah terisi dengan makanan, sistem
pencernan Anda pun akan jadi sibuk menyerap nutrisi dan zat-zat dari
makanan, bukan buah-buahan. Akibatnya, buah-buahan yang Anda konsumsi
setelah makan pun jadi tertimbun begitu saja dalam lambung, belum
dicerna dan diserap nutrisinya dengan baik. Hal ini berisiko menyebabkan fermentasi buah-buahan di dalam lambung. Akibatnya bisa bermacam-macam, mulai dari perut kembung, bersendawa, sampai sakit perut.
Bolehkah mengonsumsi buah setelah makan?
Buah bisa dimakan kapan saja, baik sebelum maupun
setelah makan. Tidak ada aturan tertentu yang sudah terbukti secara
ilmiah kapan waktu terbaik menikmati buah-buahan segar. Jika Anda makan
buah setelah makan, buah tidak akan tertimbun dan menyebabkan masalah
pencernaan. Nutrisi yang didapat dari buah pun tetap akan dicerna oleh
tubuh dengan baik.
Dihimpun dari Huffington Post, seorang ahli gizi dan diabetes
asal Amerika Serikat Jill Weisenberger mengungkapkan bahwa proses
fermentasi buah-buahan tersebut tidak akan terjadi dalam lambung.
Pasalnya, fermentasi membutuhkan banyak koloni bakteri. Sementara itu,
lambung Anda dipenuhi oleh asam klorida yang akan membunuh berbagai
bakteri, bahkan sebelum bakteri tersebut membangun koloni dan
menyebabkan fermentasi.
Lagipula, Jill menambahkan bahwa sistem pencernaan manusia
sudah dirancang sedemikian rupa agar mampu memproses berbagai jenis
makanan sekaligus. Misalnya ketika Anda makan nasi bersama dengan sayur
dan lauk-pauk. Kandungan dan sifat setiap makanan tersebut memang
berbeda-beda, tapi sistem pencernaan Anda tetap bisa bekerja dengan
baik.
Pro dan kontra makan buah sebagai pencuci mulut
Yang seharusnya Anda khawatirkan bukanlah kapan waktu terbaik
untuk makan buah, tetapi seberapa banyak kombinasi makanan yang harus
dicerna tubuh. Meskipun buah adalah salah satu pilihan pencuci mulut
yang sehat dan segar, Anda tetap perlu memerhatikan porsinya.
Buah-buahan apa pun tetap mengandung kalori dan gula. Maka, sebaiknya
Anda mendengarkan baik-baik jika perut Anda sudah merasa kenyang. Itu
berarti Anda sudah mendapatkan cukup nutrisi.
Jika memang ingin makan buah, beri jeda terlebih dahulu
kira-kira satu sampai dua jam. Ini supaya kadar kalori dan gula yang
dikonsumsi tidak melebihi yang dibakar oleh sistem metabolisme menjadi
sumber energi. Kelebihan kadar kalori dan gula bisa memicu berbagai
gangguan kesehatan seperti diabetes, obesitas, penyakit hati, dan kadar kolesterol naik.
Namun,
bukan berarti Anda tidak boleh makan buah setelah makan. Makan buah
sesudah makan bisa menghindarkan Anda dari pilihan pencuci mulut seperti
es krim atau kue. Pencuci mulut selain buah biasanya mengandung lemak
jenuh, gula tambahan, dan kalori yang lebih tinggi. Lama-lama Anda juga
akan terbiasa untuk rutin makan buah setiap hari. Dengan begitu, Anda
bisa mendapatkan manfaat yang maksimal dari berbagai nutrisi dalam
buah-buahan.